Pertanyaan wawancara kerja yang sering muncul dan cara menjawabnya
Diperbarui 17 Oktober 2026
Pertanyaan yang hampir selalu muncul
"Ceritakan tentang dirimu"
Jawab dalam satu menit: nama, pendidikan atau pengalaman terakhir, dan kenapa kamu tertarik pada posisi ini. Tidak perlu menceritakan seluruh hidupmu.
"Kenapa kamu melamar di sini?"
Sebut hal yang spesifik, misalnya lokasi yang dekat, bidang usaha yang kamu sukai, atau keahlian yang cocok dengan pekerjaannya. Jawaban "asal diterima" terdengar tidak serius.
"Apa kelebihan dan kekuranganmu?"
Pilih kelebihan yang relevan dengan pekerjaan lalu beri contoh. Untuk kekurangan, sebut yang nyata dan jelaskan usahamu memperbaikinya. Jangan menjawab "tidak punya kekurangan".
"Bersediakah kamu bekerja shift atau lembur?"
Jawab sesuai kemampuanmu. Lebih baik jujur sejak awal daripada mengundurkan diri sebulan kemudian.
"Berapa gaji yang kamu harapkan?"
Cari tahu kisaran gaji untuk posisi serupa di kotamu sebelum wawancara, lalu sebut kisaran, bukan satu angka mati. Bila di lowongan sudah ada kisaran, rujuk itu.
Persiapan sebelum datang
- Baca ulang isi lowongan dan cari tahu usaha atau perusahaannya.
- Pastikan alamat dan jam wawancara, dan datang sepuluh menit lebih awal.
- Bawa CV cetak, fotokopi ijazah, dan alat tulis.
- Berpakaian rapi dan sopan, sesuai bidang kerjanya.
- Siapkan satu atau dua pertanyaan, misalnya jam kerja, atau tugas utama di bulan pertama.
Waspadai wawancara yang mencurigakan
Wawancara yang sah tidak meminta bayaran, tidak berlangsung di tempat yang sepi atau di kamar hotel, dan tidak menyuruhmu mentransfer uang untuk "seragam" atau "pelatihan". Bila ada yang janggal, batalkan dan beri tahu orang terdekat. Baca juga ciri lowongan kerja palsu.
Siap mencoba?
Masuk dengan Google dan lihat tugas yang cocok untukmu.